-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berdirinya Plang Pendaftaran MTs N Tebingtinggi di lahan kosong Mengherankan Warga

Sabtu, 22 Oktober 2022 | Oktober 22, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-22T11:27:48Z
Foto : Plang MTs Negri Tebingtinggi dilahan kosong yang membuat warga heran | Dok : Siti Maslah Lubis. 

Tebingtinggi|Berdirinya Plang pengumuman penerimaan Murid baru oleh Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negri Tebingtinggi di lah kosong yang beralamat di jalan Persatuan, lingkungan 4, kelurahan Tebingtinggi mengundang tanda tanya bagi warga yang melintas.

Abdol salah seorang warga yang sedang melintas mengaku heran atas berdirinya pelang MTS Negri Tebingtinggi itu, namun tak ada sekolahnya di tempat itu.

" Heran saya, Alamat pendaftaran yang tertulis di plang pengumuman itu di tanah tersebut , ntah apa maksudnya itu, " kata Abdol, Selasa (18/10/2022).

Mengudang tanda tanya warga prihal plang MTS Negri Tebingtinggi itu? awak media Tebingpos.com pun langsung mengkonfirmasi pihak pemasang Plang pengumuman itu yakni MTS Negri Tebingtinggi, namun sangat di sayangkan hingga kini pihak MTS Negri Tebingtinggi dalam hal ini kepala sekolah tidak dapat ditemui, sedangkan melalui pesan WhatsApp nya tidak di jawab.

Tak mendapatnya informasi keterangan tentang plang tersebut dari kepala sekolah MTs Negri Tebingtinggi, Awak media pun mengkonfirmasi Kementrian Agam ( Kemenag) Tebingtinggi. Melalui Kasi Penmat Kemenag Tebingtinggi Muhammad Hatta mengatakan soal pendirian plang sekolah itu adalah kewenangan kepala MTs Tebingtinggi, tapi dia mengatakan bahwa dia pernah mengadakan rapat membahas tentang pendirian sekolah MTs di lokasi itu namun terkendala.

" Saya pernah mengikuti rapat, dulu yang punya  tanah mewakafkan tanah untuk membangun madrasah, itu masa pak Kakan yang lama, tapi belum terealisasi, karna untuk membangun itupun yakan, pemerintah,  terutama Kementrian Agama tidak mau membangun kalau tanah milik orang lain atau pun wakaf. Maunya sudah punya Mentri agama, baru orang itu mau membangun, jadi itulah makanya terkendala, sementara untuk mengutip uang pembanguna kita belum siap dan  tanah nya juga belum jelas, udah itu menurut peraturan tentang pembanguna madrasah, syarat pembangunan madrasah itu minimal 10 rante, sementara tanah itu 7 rante, maka belum layak, itu lah yang setahu saya," jelasnya, Rabu (19/10/2022).

Sementara itu  tentang sebap mengapa  terjadinya hibah dan di terima oleh Kemenag dan belakangan menjadi kendala, dengan mudah Muhammad Hatta mengaku mereka tidak tahu, tentunya hal itu sangatlah membingungkan. [ Siti Maslah Lubis].