-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ogamota Anggkat Bicara Soal Issu Pengalihan Dana Paskah Oikumene, katanya Menyedihkan

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T05:22:20Z

Foto : Ogamota Hulu anggota DPRD Tebing Tinggi dari fraksi Hanura.

Sumatra Utara, Tebing Tinggi|Dua tahun berturut turut Pemko Tebing Tinggi tak melaksanakan perayaan hari Paskah Oikumene, hal ini menjadi pertanyaan salah seorang anggota DPRD kota Tebing Tinggi Ogamota Hulu.


Oga pun membandingkan kepemimpinan sekarang dengan kepemimpinan yang lalu yang selalu respon terhadap perayaan perayaan keagamaan khususnya perayaan keagamaan ummat Kristen yaitu perayaan Paskah Oikumene.

 “Sepuluh tahun kepemimpinan Almarhum Umar Zunaidi Hasibuan dan 3 Tahun Pj Wali Kota paskah Oikumene Tebingtinggi selalu di rayakan. Tapi di kepemimpinan Wali Kota Iman Irdian Saragih sudah dua kali Paskah Oikumene Tebingtinggi alpha digelar,” ujar Ogamota Hulu dikutip dari media online SIB, Senin (11/5/2026)

Padahal katanya, Sebagai anggota DPRD kota Tebing Tinggi, dia tahu dana perayaan Paskah Oikumene di Tebingtinggi setiap tahun di tampung di APBD Tebingtinggi tapi kegiatan tidak dilaksanakan. Tahun 2026 menurut sepengetahuan Ogamota anggaran Paskah Oikumene ada ditampung  sekitar Rp 70 Juta  tapi kenapa tidak diselenggrakan, hal ini membuat dia menjadi bingung.

Iapun membeberkan, perayaan Paskah sangat sakral dan penting bagi ummat Kristen karenan perayaan itu adalah merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian

 “ Bagi umat kristen paskah bukan cuma peristiwa keagamaan, tapi simbol kemenangan atas kematian, dosa dan kegagalan,” ujar Ogamota Hulu.

Oleh sebab itu, iapun mempertanyaakan keseriusan pemko Tebing Tinggi dalam menyelenggarakan hari hari besar keagamaan yang dananya telah ditampung APBD.



“ Biasannya, kesulitan melaksanakan kegiatan karena anggaran yang tidak ada, tapi kali ini cukup aneh anggaran ada tapi kegiatan bisa tidak terselenggara,” ujar Ogamota 

 Yang lebih menyedihkan, menurut Ogamota Hulu bahwa issu yang sampai kepadanya dana Paskah Oikumene yang ditampung di APBD TA 2026 rencanannya akan dialihkan kepada organisasi kemasyarakatan.

Oleh karna itu, iapun berharap issu tersebut tidak benar, dan jika issu benar tentu sangat memperihatinkan dan membuat sedih ummat Kristen di Tebing Tinggi


  “ Ini tentu sangat melukai hati umat kristen di Tebingtinggi, soalnya dana itu diperuntukkan untuk Paskah Oikumene masyarak Tebingtinggi masak dialihkan kepada organisasi masyarakat,” jelas Ogamota


Menurut Ogamota, apabila pengalihan anggaran tersebut benar terjadi, maka hal itu dinilai berpotensi menyalahi tata kelola keuangan daerah. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Tebingtinggi, Azanul Aqbar Lubis, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi telah menganggarkan kegiatan Perayaan Hari Besar Paskah Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di daerah tersebut.

"Pemerintah Kota Tebingtinggi benar telah menganggarkan kegiatan Perayaan Hari Besar Paskah Tahun 2026 sebagai wujud keseriusan pemerintah mendukung setiap kegiatan keagamaan di Kota Tebingtinggi," ujarnya. Azanul berharap pelaksanaan hari besar keagamaan dapat menjadi perekat kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Kota Tebingtinggi.

Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif mendukung pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik dan khidmat."Pemerintah Kota Tebingtinggi, dalam hal ini Bapak Wali Kota, sangat berharap kegiatan ini bisa sukses dilaksanakan," katanya. (*)