![]() |
| Foto : Ilustrasi |
Tebingpos.com|Issu prihal adanya Kasus dugaan perselingkuhan salah seorang oknum guru di SMA negri 1 kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara jadi perbincangan hangat di tengah warga.
Dari informasi yang di peroleh, issu ini bermula dari curahan hati seseorang anak yang di tulis dan diunggah di media sosial beserta foto mesra seorang lelaki dan wanita.
Tulisan tersebut diduga mengarah ke lelaki yang ada di foto, dalam tulisannya ia mengaku bahwa foto lelaki itu adalah ayahnya, dan atas foto mesra itu ia merasa malu.
Selain unggahan tersebut, ada akun lain yang mengunggah postingan yang diduga mengarah kepada salah seorang oknum guru SMA N 1 Tebing Tinggi, dengan jelas akun tersebut menuliskan bahwa adanya salah seorang oknum guru SMA 1 Tebing Tinggi yang di sebut jadi pelakor.
Ramainya issu yang berkembang ditengah masyarakat ini, Paino selaku kepala sekolah SMA Negri 1 Kota Tebing Tinggi dalam memberikan keterangannya membenarkan kasus ini, pihaknya juga telah membina oknum guru tersebut.
Selain itu, pihaknya juga akan membawa persoalan ini ke dinas pendidikan, dan menurutnya persoalan ini nantinya akan bermuara ke dinas pendidikan provinsi.
" Sudah tiga kali membina, hari ini hasil binaan itu akan kami bawa kecabangan dinas pendidikan," Bebernya, Kamis (20/8/2026) saat berada di ruangan kantornya SMA Negri 1 kota Tebing Tinggi di kawasan jalan Yos Sudarso, kota Tebing Tinggi.
Paino juga mengakui bahwa pihaknya tidak mempunyai kuasa mengambil tindakan atas kasus ini.
" Kita pihak sekolah tidak bisa menjas, karna kita bukan yayasan, kalau yayasan, kita yang punya yayasan langsung kita pecat, kira-kira begitulah kalau ada kesalahan yang patal," jelasnya.
Demikianlah hasil konfirmasi awak media ini kepada Paino selaku kepala sekolah SMA Negri 1 kota Tebing Tinggi.
Masyarakat tentunya berharap, kiranya pihak terkait dapat bertindak adil dan tegas kepada oknum guru tersebut jika terbukti melakukan tindakan yang tak wajar sehingga mengakibatkan anggota keluarga menanggung malu dan menimbulkan issu miring terhadap sekolah yang selama ini mempunyai citra yang sangat baik.
" Tegas saja, bila perlu di pecat, saya berharap pihak media selaku kontrol sosial mengawal kasus ini, saya menunggu kabar kasus ini hingga selesai," kata salah seorang masyarakat yang mengikuti issu ini.
AW
