-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua DPRD Tebing Tinggi Respons Pengaduan Penanganan Pasien di Salah Satu Klinik

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-15T06:55:16Z

Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi  Sakti Khaddafi Nasution, periode 2024–2029

TEBING TINGGI – Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi, Sakti Khaddafi Nasution, merespons informasi mengenai dugaan persoalan dalam penanganan seorang pasien di salah satu klinik di Kota Tebing Tinggi.

Respons tersebut disampaikan Sakti Khaddafi setelah menerima informasi terkait pemberitaan mengenai seorang anak yang mengalami demam tinggi dan mendapat pelayanan di salah satu fasilitas kesehatan. Informasi tersebut sebelumnya disampaikan kepadanya melalui pesan WhatsApp, disertai pemberitaan mengenai keluhan keluarga pasien.


Dalam tanggapannya, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak kesehatan untuk menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat.

“Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Terkait pengaduan atau permasalahan ini nanti saya akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menindaklanjutinya,” ujar Sakti Khaddafi dalam pesan yang diterima, Kamis (14/8/2026).


Ia juga meminta Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut serta melakukan klarifikasi guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

“Saya meminta Dinas Kesehatan memberikan perhatian dan juga melakukan klarifikasi atas informasi ini,” lanjutnya.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa DPRD Kota Tebing Tinggi membuka ruang terhadap laporan maupun aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik di bidang kesehatan.

Persoalan pelayanan kesehatan menjadi perhatian penting karena menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang layak, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, setiap laporan terkait pelayanan terhadap pasien perlu ditelusuri secara objektif dengan meminta keterangan dari seluruh pihak yang terkait.


Untuk diketahui, hingga saat ini tanggapan Ketua DPRD tersebut merupakan langkah awal berupa koordinasi dan permintaan klarifikasi. Belum ada kesimpulan resmi mengenai benar atau tidaknya dugaan persoalan dalam penanganan pasien tersebut.


DPRD maupun Dinas Kesehatan diharapkan dapat melakukan penelusuran secara menyeluruh, termasuk meminta keterangan dari keluarga pasien, pihak klinik, serta tenaga kesehatan yang menangani pasien, sehingga persoalan tersebut dapat diketahui secara terang dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.