-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lima Kepsek SD di Tebing Tinggi Dicopot Diduga Buntut Proyek Revitalisasi, Kadis Membantah, Warga Mintak Diusut

Senin, 21 September 2026 | September 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-21T18:52:32Z



Tebing Tinggi, Sumatra Utara|Suasana dunia pendidikan Tebingtinggi memanas. Lima Kepala SD Negeri dicopot pada Jumat (18/9/2026) bersamaan pelantikan 24 Kepsek SD dan 3 SMP oleh Wali Kota H. Iman Irdian Saragih.


Yang bikin heboh, kelimanya ngaku dicopot karena diduga buntut menolak serahkan proyek revitalisasi ke vendor arahan.

Kelima kepsek itu adalah Elisa Lubis (SDN 163094), Tety Suryani (SDN 163095), Riski Kurniawan (SDN 163084), Novi Rambe (SDN 163087) dan Reni (SDN 166321).

Total anggaran revitalisasi untuk lima sekolah itu tembus Rp2,44 Miliar.

Keterangan  Ke 5 Kepsek Prihal pencopotan 
________________

Elisa mengaku sempat dipanggil dan diarahkan ke salah satu vendor, tapi ia menolak. Alasannya, juknis jelas bilang revitalisasi itu swakelola oleh kepala sekolah.

"Saya akan kerjakan sendiri sesuai juknis," kata Elisa.

Novi Rambe ngaku lebih dramatis. Ia dipanggil Kadis Pendidikan Denni Saragih dan Kabid Dikdas Hendri Karo-karo.

"Saya disuruh loyal ke pimpinan dan ditanya masih mau jadi kepsek atau tidak," ujar Novi. Ia juga mengaku didatangi dua orang ngaku wartawan yang menyinggung soal sekolah yang tidak ikut arahan.

Tety Suryani paling bingung. Ia tahu dicopot bukan dari undangan, tapi dari kabar seorang ASN. Padahal masa pensiunnya tinggal 3 bulan dan proyek di sekolahnya sudah jalan 70 persen.

"Kalau saya diganti, siapa yang tanggung jawab anggaran yang sudah jalan?" Tutup nya.

Klarifikasi Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara Muhammad Denni Saragih dihimpun dari berbagai sumber
_____________


Jawaban Denni singkat, padat "Tidak benar," katanya, Senin (21/9/2026).

Ia bantah kalau pencopotan itu karena para kepsek nolak serahkan proyek revitalisasi ke vendor.

Menurut Denni, ini bukan drama proyek, ini cuma rotasi biasa. Biar gak jenuh.

"Rotasi itu dibutuhkan untuk penyegaran dan mutasi itu sudah biasa dalam pemerintahan," ujarnya santai.

Biar gak dikira asal copot, Denni bawa aturan: Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2025. Isinya, jadi kepsek itu cuma tugas tambahan. Sekali tugas 4 tahun, maksimal 3 periode. Kalau sudah lama, ya ganti pemain.

Pas apel pagi di Dinas Pendidikan, Denni titip pesan ke kepsek baru:

"Jalankan tugas sesuai regulasi dan cepat adaptasi. Bikin inovasi, buat sekolah lebih baik dari kepsek sebelumnya."

Terus nasib proyek revitalisasi miliaran yang sudah jalan 70 persen itu gimana? Denni bilang tenang aja.

"Pekerjaan itu tentu nantinya diperiksa terlebih dahulu oleh Inspektorat Kota," jelasnya. Jadi ada yang ngawasin.


Warga Minta Diusut
____________

Isu ini kini jadi omongan warga. Mereka minta aparat turun tangan.

"Mendengar keluh kesah guru-guru itu menyentuh hati. Mereka mau ikut juknis biar gak langgar hukum, tapi ngaku tertekan oknum yang minta proyek. Kita harap aparat segera bertindak memberangus dugaan praktek kotor itu," ujar seorang warga yang minta namanya tidak ditulis.